Norepmotos

perawatan skoliosis Jakarta

Norepmotos – Nyeri punggung, pinggul, hingga kaki, normal dirasakan oleh ibu hamil. Lalu, bagaimana dengan ibu yang hamil yang juga menderita skoliosis atau kelainan tulang belakang? Melansir dari halodoc.com , ahli bedah dari The Maryland Spine Center di Mercy Medical Center Baltimore, Amerika Serikat, mengatakan bahwa skoliosis pada ibu hamil tidak akan menyebabkan komplikasi tertentu. Namun, semuanya bergantung pada pengukuran sudut Cobb (sudut kemiringan tulang belakang). Terutama pada trimester ketiga, ketika tubuh mengeluarkan hormon kehamilan yang dapat meningkatkan sudut cobb sehingga menyebabkan rasa nyeri lebih besar. Jika kondisinya parah, maka dibutuhkan penangan di klinik perawatan skoliosis Jakarta untuk mengurangi efek yang ditimbulkan.

perawatan skoliosis Jakarta

Berbahayakah untuk janin di dalam kandungan?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ibu hamil yang menderita skoliosis tidak akan mengalami komplikasi dan tidak akan membahayakan kondisi janin yang dikandungnya. Pertumbuhan janinnya juga dinilai sama dengan kehamilan wanita normal pada umumnya. Bahkan, memiliki kemungkinan untuk melahirkan dalam keadaan normal.

Meskipun begitu, ibu hamil tetap harus memerhatikan keseimbangan sekaligus kondisi tubuhnya. Pasalnya, semakin besar kemiringan tulang yang diidapnya, maka akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan kemungkinan ibu hamil akan lebih sering mengalami sakit tulang belakang hingga pegal.

Bisakah melahirkan bayi dengan skoliosis juga?

Sekalipun tidak menimbulkan komplikasi, tapi ternyata ibu hamil yang mengidap skoliosis pada saat hamil sangat berpotensi melahirkan bayi dengan kondisi yang sama. Namun, untuk peluangnya sendiri tidak begitu besar.

Jika bayi menderita kelainan ini saat masih dalam kandungan, maka disebut dengan Skoliosis Kongenital. Sementara itu, apabila kelainan ini diidapat setelah lahir maka masuk tipe Infantile Idiopathic Scoliosis. Di mana, terjadi pada bayi yang berusia 0 – 3 tahun.

Namun demikian, tidak perlu khawatir, terapi fisik, pemberian penyangga, hingga pembedahan bisa dilakukan untuk menyembuhkan bayi yang menderita kelainan pada tulang belakang tersebut.

Cara mengurangi dampak yang ditimbulkan

Lantas, apakah ada cara mengurangi dampak yang ditimbulkan skoliosis ketika hamil? Tentu saja ada! Berikut adalah beberapa caranya seperti yang dikutip dari laman klikdokter.com.

  1. Hindari membawa benda-benda berat & menopangnya ketika duduk.
  2. Hindari berdiri terlalu lama karena bisa menambah rasa nyeri.
  3. Saat duduk, pastikan tempat duduk memiliki sandaran yang nyaman sehingga tidak menekan bagian punggung tubuh.
  4. Jangan lupa jaga postur duduk, baik ketika duduk maupun berdiri agar tubuh tetap nyaman.
  5. Pastikan untuk mengontrol berat badan ketika hamil. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban pada otot punggung.
  6. Lakukan olahraga ringan secara teratur untuk melenturkan sendi dan memperkuat otot tubuh. Beberapa olahraga yang disarankan seeprti jalan santai, senam hamil, berenang, dan lain sebagainya.

Itu dia penjelasan singkat terkait bahaya yang ditimbulkan skoliosis pada ibu hamil. Tetap berhati-hati ya, Bu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *